The Sum Games - Penjelasan dan Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari (Negatif-Zero-Positif) - Haiqal MA

Post Top Ad

Responsive Ads Here

The Sum Games - Penjelasan dan Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari (Negatif-Zero-Positif)

Share This
Zero sum game menggambarkan sebuah proses dimana jumlah keuntungan dan kerugian dari seluruh peserta adalah nol. Pada zero sum game, keuntungan yang didapatkan oleh seorang peserta berasal dari kerugian peserta-peserta yang lain. Dan juga sebaliknya: kerugian dari seorang peserta menjadi keuntungan bagi peserta-peserta yang lain.

Negative sum game adalah sebuah kondisi dimana jumlah keuntungan dan kerugian dari seluruh peserta adalah negatif. Artinya, jumlah nilai dari seluruh peserta pada akhir proses lebih rendah daripada pada awal proses. Positive sum game adalah kondisi dimana jumlah keuntungan dan kerugian dari seluruh peserta yang terlibat adalah positif.

Umumnya, hasil yang diinginkan oleh seluruh peserta secara kolektif adalah positive sum game, yaitu jika jumlah nilai atau manfaat dari seluruh peserta pada akhir proses lebih besar daripada pada awal proses. Walaupun aktivitas positive sum game tidak menjamin seluruh peserta akan mendapatkan keuntungan, positive sum gamemenghasilkan manfaat bagi seluruh peserta secara kolektif. Sedangkan zero sum game dan negative sum game tidak menghasilkan manfaat bagi seluruh peserta secara kolektif, walaupun bisa saja ada sebagian peserta yang mendapatkan keuntungan.

Walaupun positive sum game (dengan kata lain interaksi yang menguntungkan sebuah kelompok atau masyarakat secara keseluruhan) adalah salah satu tujuan manusia sebagai makhluk sosial, terkadang sifat individualisme pada manusia secara sadar atau tidak sadar berusaha untuk mendapatkan keuntungan yang merupakan kerugian bagi pihak lain. Biarlah orang lain rugi, yang penting kita untung. Kira-kira seperti itu.

Perdagangan
Pada sebuah perdagangan sederhana, pembeli menyetorkan uang ke pedagang dan pedagang menyerahkan barang ke pembeli. Pedagang senang karena mendapatkan penghasilan dan pembeli senang karena mendapatkan barang yang dibutuhkan. Karena itu perdagangan adalah sebuah positive sum game, jumlah nilai pada akhir transaksi lebih besar daripada sebelum transaksi.
Jika ditinjau secara makro, bisa jadi ada pedagang yang merugi, menjual barang dagangan di bawah harga modalnya. Walaupun demikian, manfaat yang didapatkan oleh masyarakat dari aktivitas perdagangan secara keseluruhan adalah positif. Oleh karena itu perdagangan adalah positive sum game.

Perjudian
Contoh paling sederhana dari zero sum game adalah perjudian. Pada awal perjudian, seluruh peserta menyetor sejumlah uang taruhan. Pada akhir perjudian uang tersebut dibagikan ke peserta yang menang. Sedangkan peserta yang kalah tidak mendapatkan apapun. Jumlah uang dan manfaat yang dimiliki oleh seluruh peserta pada awal dan akhir permainan adalah nol, oleh karena itu perjudian merupakan zero sum game.
Perjudian bisa menjadi negative sum game jika melibatkan seorang bandar. Pada awal perjudian, bandar mengumpulkan taruhan dari semua peserta. Pada akhir perjudian, dari seluruh uang taruhan tersebut, bandar mengutip keuntungan, misalnya 5%, dan sisanya dibagikan ke peserta yang menang. Ini adalah sebuah negative sum game, karena jumlah seluruh kekayaan dari seluruh peserta judi berkurang sebanyak jumlah yang diambil oleh bandar.


Asuransi
Dalam asuransi kendaraan misalnya, peserta asuransi membayarkan sejumlah premi ke penyedia layanan asuransi, dan jika kendaraan milik peserta hilang, maka penyedia layanan asuransi akan menggantikannya. Asuransi bekerja secara statistik: premi yang dibayarkan oleh peserta asuransi kendaraan sesuai dengan probabilitas kendaraan yang hilang dikalikan dengan nilai kendaraan yang diasuransikan, dan ditambah dengan keuntungan dan biaya overheadseperti margin resiko dan biaya operasional. Jika ada 1 dari 100 kendaraan yang hilang dalam satu tahun, maka peserta asuransi membayar premi sebesar 1%/tahun dari harga kendaraan ditambah dengan biaya-biaya overhead tersebut.
Pada asuransi kendaraan, hampir seluruh setoran premi yang dikumpulkan oleh perusahaan asuransi sebagian digunakan untuk mengganti kendaraan peserta yang hilang. Tanpa memperhatikan overhead, maka jumlah uang yang disetorkan oleh seluruh peserta akan kurang lebih sama dengan jumlah yang disetorkan kembali ke seluruh peserta dalam bentuk penggantian kendaraan yang hilang. Sekilas ini adalah zero sum game, atau negative sum game jika memperhitungkan biaya-biaya overhead. Tetapi jika faktor rasa aman ikut diperhitungkan, maka asuransi adalah positive sum game: peserta asuransi membayar premi untuk membeli rasa aman.

Skema Piramida atau Arisan Berantai
Pada sebuah money game atau arisan berantai, peserta mengajak orang-orang untuk menyetor uang kepadanya, dan kemudian menyuruh mereka untuk melakukan hal yang sama: mengajak orang-orang lain untuk melakukan hal yang sama. Dan seterusnya.
Mudah untuk menghitung bahwa skema piramida paling tidak adalah sebuah zero sum game: jumlah dari uang yang dikeluarkan oleh seluruh peserta akan sama dengan jumlah dari uang yang didapatkan oleh seluruh peserta. Skema piramida adalah negative sum game jika memperhitungkan biaya overhead seperti waktu dan usaha yang dibutuhkan untuk menyampaikan pesan berantai ke orang-orang atau gangguan yang dirasakan oleh orang lain.

Multi Level Marketing (MLM)
Melihat strukturnya, MLM mirip dengan skema piramida. Tetapi tidak seperti skema piramida, MLM belum tentu negative sum game. Dalam MLM ada perpindahan uang dan nilai (produk atau jasa), baik antara anggota MLM maupun antara anggota MLM dan orang lain di luar MLM. Sedangkan pada skema piramida sama sekali tidak ada nilai yang berpindah.
Syarat MLM bersifat positive sum game adalah jika jumlah uang dan manfaat yang didapat oleh anggota secara keseluruhan lebih besar daripada uang dan usaha yang dikeluarkan oleh anggota secara keseluruhan. Hal ini hanya dapat terjadi jika anggota membayar kepada perusahaan MLM dengan sukarela untuk membeli produk dan puas terhadap produknya; dan jika cukup banyak pembelian yang dilakukan oleh orang di luar sistem yang keuntungannya cukup untuk menutupi biaya overhead seperti biaya keanggotaan, biaya pelatihan dan lain-lain.
Permasalahannya adalah bahwa semakin banyak orang yang berada di dalam sistem, maka semakin besar beban untuk mempertahankan positive sum game. Tetapi individu-individu yang berada di dalam sistem diberi insentif lebih untuk merekrut orang-orang untuk masuk ke dalam sistem daripada untuk menjual ke orang-orang di luar sistem. Selain itu, kebanyakan orang ikut MLM atas dasar ingin mendapat penghasilan, dan bukan untuk menikmati produk yang ditawarkan. Atas dasar hal tersebut, maka sebagian besar dan mungkin nyaris semua MLM merupakan negative sum game.

Jual Beli Valas
Pada jual beli valuta asing, para pemain valas mencoba membeli sebuah valuta asing saat harganya murah dan menjualnya saat harganya mahal. Sedangkan harga dari sebuah valuta asing tergantung dari jumlah pembelian dan penjualan. Semakin banyak yang membeli sebuah valas, maka semakin tinggi nilainya, demikian pula sebaliknya, semakin banyak yang menjual sebuah valas maka nilainya akan semakin berkurang.
Seluruh aktivitas valas, baik yang dilakukan untuk mendapatkan keuntungan maupun jual beli yang dilakukan karena sebuah keperluan menentukan harga sebuah valas. Pada dasarnya, jual beli valas merupakan zero sum game. Keuntungan dari satu pihak didapatkan dari kerugian pihak lain, baik yang melakukan jual beli valas untuk mendapatkan keuntungan, maupun yang melakukannya untuk sebuah keperluan.
Untuk meminimalkan spekulasi valas, maka tempat-tempat penukaran uang asing memberlakukan pembedaan harga beli dan harga jual. Hal ini menyebabkan aksi jual beli valas menjadi negative sum game, yang bisa membuat spekulator berpikir dua kali sebelum melakukan jual beli valas.

Perdagangan Saham
Sama seperti jual beli valas, perdagangan saham juga dipengaruhi oleh volume pembelian dan penjualan. Semakin banyak yang membeli, maka semakin tinggi harganya. Dan sebaliknya, semakin banyak yang menjual, maka nilainya akan semakin menurun. Sekilas terlihat bahwa pada jangka waktu yang sangat pendek, jual beli saham adalah zero sum game. Keuntungan yang didapatkan seorang pedagang saham berasal dari kerugian pedagang lainnya.
Walaupun demikian perlu diingat bahwa saham adalah bukti kepemilikan sebagian perusahaan. Jika dilihat dalam jangka panjang, setiap tahun perusahaan akan membagi-bagikan keuntungan kepada para pemilik saham. Karena itu bursa saham secara keseluruhan merupakan positive sum game. Perusahaan mendapat modal dan penanam saham mendapatkan keuntungan setiap tahunnya.

Sumber :

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages